Jumat, 02 April 2010

MINIMALKAN KANKER SERVIKS DENGAN MENGGANTI PEMBALUT

Nama : Luh Putu Herlyn Asmarayani

NIM : 04.07.1811


PENTING BUAT CEWEK…

Menurut WHO (Badan Kesehatan Dunia), Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim (serviks) no.1 di Dunia dan 62% nya diakibatkan oleh penggunaan pembalut yang kurang berkualitas!!!


Temen – temen pasti udah nggak asing lagi dengan yang namanya kanker serviks, kanker rahim ataupun infeksi. Ternyata salah satu penyebab terjadi semua itu adalah penggunaan pembalut yang sembarangan pada saat menstruasi.

Mengapa wanita mudah terinfeksi bakteria ?

Menurut penelitian terdapat sebanyak 107 bakteri per milimeter persegi ditemukan di atas pembalut wanita biasa, kondisi inilah yang membuat pembalut biasa menjadi sumber sarang pertumbuhan bakteri merugikan, meski pembalut biasa hanya dipakai selama 2 jam saja. Bayangkan banyaknya bakteri pada permukaan seluas pembalut, apalagi jika dipakai lebih dari 2 jam.

Tidak semua wanita tahu resiko pemakaian pembalut biasa !

Pembalut wanita, termasuk klasifikasi produk konsumen cepat saji dan produk sekali pakai. Karena itulah para produsen pembalut biasa kerap mendaur ulang bahan sampah kertas bekas dan menjadikan sampah kertas bekas ini menjadi bahan dasar untuk menghemat biaya produksi. Dalam proses daur ulang sampah kertas bekas ini, tentu banyak menggunakan bahan-bahan kimia untuk proses pemutihan kembali, menghilangkan bau sampah kertas bekas dan proses sterilisasi bakteri yang terdapat pada sampah kertas bekas. Dimana nantinya dari proses pemutihan (bleaching) tersebut akan menghasilkan Zat Dioxin. Ahli international tentang penelitian atas kanker . Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa zat dioxin dapat menyebabkan kanker.Dioxin adalah sebuah senyawa hasil dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik kertas termasuk pembalut wanita, tissue, sanitarypad dan diaper pembalut anak anak.

Pada saat darah haid jatuh ke permukaan pembalut, dioxin dilepaskan melalui proses penguapan, masuk melalui vagina diteruskan ke serviks / mulut rahim kemudian ke uterus dan ovarium. Proses ini terus berlangsung setiap wanita mendapat haid dan memakai pembalut yang salah. Selain itu pula, pembalut dapat menjadi sarang berkembangnya bakteri yang merugikan dan dapat menyebabkan infeksi pada daerah kewanitaan kita. Wanita usia muda beresiko tinggi terkena kanker serviks / kanker mulut rahim 12 sampai18 persen kesehatan kemandulan endometriosis yang sangat terhubung dengan kanker mulut rahim. Tanda tandanya adalah nyeri haid tak tertahankan dan putaran haid tak lancar dan disertai perut kembung. Namun ada kalanya gejala itu tak satupun yang muncul.

Kenali Pembalutmu dengan cara :

1.Sobek produk pembalut Anda, ambil bagian inti didalamnya.
2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut Anda dan celupkan kedalam air tersebut. Aduk dengan sumpit.
4. Lihat perubahan warna air (karena kalau higienis dan bersih, seharusnya air akan tetap jernih).
5. Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti Anda menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih (byclean).
6. Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah:
- Keputihan
- Gatal-gatal
- Iritasi
- dan lain-lain.

7. Selain dicelup, cara pengecekan juga bisa dengan cara dibakar. Ambil isi pembalut dan bakar. jika pembalut tersebut terbuat dari kertas, bau asap pembakarannya itu mirip bau seperti saat kita bakar kertas. Sedangkan jika pembalut yg terbuat dari kapas, bau asapnya seperti sumbu lilin.

Solusinya

Gunakan pembalut wanita yang menggunakan bahan herbal tanpa bahan kimia yang berbahaya dan memakai kapas bukan kertas daur ulang yang menggunakan bleaching.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar